Lihat8+ pantun 3 bait tentang alam Semua Tentang Aku. Contoh puisi dalam 3 bait sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya. Puisi 3 Bait Tentang Alam. Pelajari juga bait dan pantun 3 bait tentang alam Berbicara tentang hutan gundul kebakaran kerusakan alam dan penghijauan. Puisi pemandangan alam 4 bait artikel lingkungan hidup jul 3 2014
Pantun adalah salah satu karya sastra Nusantara yang terdengar indah karena disusun berdasarkan rima tertentu. Sebait pantun, biasanya terdiri dari empat baris, dimana dua baris pertama adalah sampiran, sementara baris ke-3 dan ke-4 merupakan postingan ini, kami sajikan pantun yang berjumlah 3 bait atau 12 baris, dimana bait-bait tersebut saling berkaitan. Adapun tema pantun 3 bait ini ada beraneka ragam, seperti tentang pendidikan, nasihat agama, cinta, menjaga kesehatan, humor, dan lain Pantun 3 bait “jangan malas”Padi digiling menjadi beras Beras dimasak di atas kereta Mari kita belajar keras Untuk menggapai dimasak di atas kereta Nasi dibungkus daun talas Untuk menggapai cita-cita Jauhi segenap sifat dibungkus daun talas Surat diketik, tidak dibalas Jauhi segenap sifat pemalas Agar prestasi tidak Pantun 3 bait “ajakan belajar”Ada awan tutupi fajar Bulan bintang terletak sejajar Ayo kawan kita belajar Agar cita-cita mudah bintang terletak sejajar Nelayan pergi, jaring ditebar Agar cita-cita mudah dikejar Harus dijalani dengan pergi, jaring ditebar Jaring terseret ke dalam goa Selain dijalani dengan bersabar Jangan lupa untuk Pantun 3 bait “bayar hutang”Bapak membawa sekeranjang nanas Pohon tomat di tengah sawah Hutangnya banyak, tak lunas-lunas Tapi di sosmed terlihat tomat di tengah sawah Petik buahnya buat berlayar Di sosmed terlihat mewah Tapi hutang tak pernah buahnya buat berlayar Layar berpanji sudah tertancap Punya hutang tak pernah dibayar Hanya janji yang selalu Pantun 3 bait “buat semangat”Makan sate hangat-hangat Turun hujan lebat-lebat Pagi-pagi penuh semangat Tantangan hidup semakin hujan lebat-lebat Hujan lebat membasahi toa Tantangan hidup semakin berat Tetaplah kuat dan terus lebat membasahi toa Toa tertutup kain sutera Tetaplah kuat dan terus berdoa. Agar hidup aman Pantun 3 bait “pinjam uang”Malam-malam menonton wayang Lampunya redup tiada terang Saat meminjam wajahnya mayang Hutang ditagih wajahnya redup tiada terang Hanya terlihat bayangan orang Hutang ditagih wajahnya garang Seolah-olah mau terlihat bayangan orang Orang tua menangkap belalang Seolah-olah mau berperang Hutang diminta, langsung Pantun 3 bait “nasihat agama”Lihat burung makan gorengan Burung terbang di angkasa Di dalam kitab tersirat larangan Jangan sekali-kali membuat terbang di ruang angkasa Jatuh ke laut namun tenggelam Jangan sekali-kali membuat dosa Wahai kaum yang beragama ke laut namun tenggelam Sayap patah badan terbelalah Wahai kaum yang beragama Islam Tetapkan iman hanya pada Pantun 3 bait “hormati orang tua”Pohon jambu tumbuh di dermaga Pohon kelapa dibawa Pak Camat Jika kamu ingin masuk surga Anak-anak hendaklah kelapa dibawa Pak Camat Buah pala di dalam ketupat Anak-anak hendaklah dihormat Maka pahala akan kau pala di dalam ketupat Ketupat dimasak bersama tomat Kumpulkan pahala selagi sempat Agar kelak hidupnya Pantun 3 bait kerinduanBurung berkicau di atas batu Datang hinggap di pohon randu Hati kacau tiada menentu Sungguh berat rasanyan hinggap di pohon randu Buaya air jangan diganggu Sungguh berat rasanya rindu Waktu sehari terasa air jangan diganggu Datang petani membawa pacul Waktu sehari terasa seminggu Menunggu kekasih tak jua Pantun 3 bait “tetap berjuang”Kuda putih masuk terkurung Kakak berburu menangkap lutung Jangan bersedih dan juga murung Bila nasibmu belum berburu menangkap lutung Lutung menghilang di dalam karung Bila nasibmu belum beruntung Tetaplah berjuang dan menghilang di dalam karung Kerbau datang hendak termenung Tetaplah berjuang dan bertarung Walau rintangan besar Pantun 3 bait “rajin belajar”Mau liburan tak dapat ijin Jalan berdua di tengah arena Mari belajar dengan rajin Agar kelak bisa ke kota Blitar Tiba di sana sebelum fajar Jika ingin menjadi pintar Jangan malas untuk betina jangan dikejar Tutup akses dengan papan Jangan lupa untuk belajar Agar sukses di masa Pantun 3 bait “ejekan lucu”Minum teh di atas genteng Tidak lupa pakai bedak Eh kamu jangan sok ganteng Mukamu kayak ketombe rasanya buah cempedak Buahnya jatuh jadi penyet Biarlah mirip ketombe landak Daripada mirip ingus jambu dimakan Ratih Enak dimakan bersama Ganu Hei kamu memang putih Tapi putih karena Pantun 3 bait “jangan sombong”Naik kereta di atas gerbong Bangkunya panas berbau sangit Jadi orang janganlah sombong Masih ada langit diatas kereta membawa binahong Dalam gerbong terlihat paman Jadi orang jangan suka bohong Kalau bohong tak punya enak kacang polong Rasanya gurih menggugah selera Hidup bertetangga harus saling menolong Agar lingkungan damai Pantun 3 bait “semangat kerja”Mangga kweni di tepi rawa Istana megah punya Sang Raja Dari sini hati ku berdoa Semoga kau slamat dalam raja pergi ke rawa Burung tekukur indah suaranya Awali kerja dengan doa Akhiri dengan bersyukur lalat di atas meja Lalat terbang di atas kepala Luruskan niat dalam bekerja Supaya kerja mendapat Pantun 3 bait “ajakan sholat”Perahu layar telah berlabuh Angkat sauh sampai berpeluh Telah datang waktu subuh Mari bangun jangan lampu hingar-bingar Ada gadis memakai cadar Suara adzan telah terdengar Tanda hari akan di dalam gua Ada tupai suka memanjat Buka hari dengan berdoa Kepada-Nya kita Pantun 3 bait “wajib bersyukur”Putri cantik akan menikah Menikahnya di hari raya Di pagi hari penuh berkah Mari bekerja dengan gigi sakit kaki Ada banyak burung tekukur Setiap hari banyak rezeki Jangan lupa untuk pipit, burung tekukur Burungnya terbang mencari telaga Karena semakin kita bersyukur Hidup terasa semakin Pantun 3 bait “suka apa adanya”Mari lestarikan seni budaya Biar hidup penuh warna Aku suka kamu apa adanya Di mataku kamu itu lestarikan seni budaya Sampai dikenal banyak generasi Terima kasih untuk pujiannya I love you dari ke negara Kenya Jalannya sama Tuan dan Nyonya Jadikan aku pacarmu satu-satunya Bukan jadi salah Pantun 3 bait “cinta takkan berpaling”Gadis kemayu berguling-guling Dapat gaun dari Majakeling I love you oh my darling Moga kamu takkan barat di bawah bintang Lempar batu menangkap ikan Walau banyak godaan datang Teguh cintaku tak ibu jualan pembersih Pembersih kayu dari ranting jati Jangan ragu, percayalah kasih Sungguh I love you sampai Pantun 3 bait “ajakin nikah”Jangan dirayu Bapak Raden Istrinya ngamuk nggak bisa konsen I love you till the end Moga cintamu nggak pernah adik menutup pintu Tolong bangunin kalau ada tamu Cita-citaku itu cuma satu Hidup bahagia bersama Pandawa jumlahnya lima Pangeran Arjuna suka panahan Hubungan kita sudah lama Mari resmikan ke Pantun 3 bait “jatuh cinta”Datang ke pasar bawa kuali Dibeli tujuh sama Pak bupati Saat berjumpa pertama kali Cinta langsung mekar di lagu namanya lirik Orang iri namanya sirik Saat matamu pertama melirik Aku juga langsung cuka di Amerika Cuka dibawa sama orang Indian Aku suka, kamu pun suka Mengapa kita tak langsung malam tak boleh curhat Takut kalau ketahuan pacar Jangan makan makanan tak sehat Peredaran darah tak jadi beringin jangan dilihat Tumbuh besar di semak – semak Kalau ingin jantungmu sehat Jangan makan makanan di sumur harus dikatrol Oli motor mereknya castrol Makan fastfood harus dikontrol Karena mengandung banyak kolestrol.”
Berbicaratentang hutan gundul, kebakaran, kerusakan alam, dan penghijauan. Di bawah ini puisi ibu s
Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 060030 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d80d508ad680bba • Your IP • Performance & security by Cloudflare
bait· puisi tentang alam 3 bait … pantun keindahan isi' 'pantun dan syair artisbali s blog may 11th, 2018 - pantun dan syair pengertian pantun pantun adalah bentuk puisi lama yang terdiri atas empat baris yang bersajak bersilih dua dua yaitu berpola ab ab dan tidak boleh a a b b atau
Pantun berantai merupakan kegiatan dimana beberapa orang akan saling berbalas pantun dengan satu topik yang sama. Biasanya acara seperti ini justru dijadikan sebagai ajang perlombaan sehingga memberikan antusiasme yang tinggi kepada siapa saja pesertanya di dalam lomba tersebut. Mungkin saja Kamu juga pernah mengikutinya. Bahkan akan ada waktu tertentu bagi setiap orang untuk menyusun pantun sehingga mereka tidak terlalu lama dalam membuat pantun tersebut. Hal seperti ini memberikan kesan keseruan tersendiri ketika Kamu mengikutinya. Ada banyak tema pantun yang mungkin bisa dijadikan sebagai topiknya. Bagi Kamu dan teman-teman yang mengikutinya harus menyiapkan banyak sekali kosa kata yang sesuai. Mengingat bahwa dalam pembuatan pantun wajib untuk mengikuti persyaratan di dalamnya mulai dari suku kata dan rima. Contoh Pantun Berantai 2 Bait, 3 Bait, dan 4 BaitPantun Berantai 2 BaitPantun Berantai 3 BaitPantun Berantai 4 BaitRekomendasi Artikel contoh pantun berantai Berikut ini adalah contoh pantun berantai yang bisa Kamu gunakan sebagai referensi dalam membuatnya. Mengingat bahwa menyusun pantun dalam waktu singkat memanglah sungguh sulit untuk dilakukan. Terlebih jika Kamu tidak sering melakukannya. Tentu saja akan memberikan kesan yang cukup sulit. Maka dari itu, sebelum perlombaan berbalas pantun ini dimulai, alangkah lebih baik jika berlatih terlebih dahulu. Pantun Berantai 2 Bait 1. Sakit gigi sakit kakiBurung pipit, burung tekukurSetiap hari banyak rezekiJangan lupa untuk bersyukur. Burung pipit, burung tekukurBurungnya terbang mencari telagaJangan lupa untuk bersyukurHidup terasa semakin berharga. 2. Pohon jambu tumbuh di dermagaPohon kelapa dibawa Pak CamatJika kamu ingin masuk surgaAnak-anak hendaklah dihormat. Pohon kelapa dibawa Pak CamatBuah pala di dalam ketupatAnak-anak hendaklah dihormatMaka pahala akan kau dapat. 3. Buah merah dari PapuaPaling enak si buah semangkaPatuhilah nasihat orang tuaJangan menjadi anak durhaka. Paling enak si buah semangkaRasanya enak ditambah markisaJangan menjadi anak durhakaKelak hidupnya bakal tersiksa. 4. Main akrobat badannya lenturKakak berlari mengupas dukuHasrat belajar tak boleh lunturTiap hari bacalah buku. Kakak berlari mengupas dukuDuku muda dari MalukuTiap hari bacalah bukuSampai mata terasa kaku. 5. Jalan-jalan ke kota BlitarTiba di sana sebelum fajarJika ingin menjadi pintarJangan malas untuk belajar. Tiba di sana sebelum fajarJalan berdua di tengah arenaJangan malas untuk belajarAgar kelak bisa berguna. 6. Jalan-jalan ke Bukit TinggiBadan lelah, kaki berdiriKu kubur dengki di dalam hatiJangan suka menyimpan iri. Badan lelah, kaki berdiriBaju robek terkena duriJangan suka menyimpan iriHidup tak tenang, tiada berseri. 7. Malam berselimut embunSiang bertudung awanJangan suka ngelamunBisa-bisa kamu kerasukan mantan. Malam berselimut embunSiang bertudung awan hitamAku tak sedang melamunHanya ingat masa lalu yang kelam. 8. Ada tupai suka memanjatKelelawar di dalam guaKepada-Nya kita hari dengan berdoa. Kelelawar di dalam guaAda bunga sedang merekahBuka hari dengan berdoaNiscaya hidup menjadi berkah. 9. Pergi ke Jakarta lihat JakmaniaBerkumpul-kumpul menonton bolaBerjuta pria yang ada di duniaHanya abang yang buatku gila. Berkumpul-kumpul menonton bolaBola ditendang kena sepedaHanya abang yang buatku gilaKarena abang sungguh menggoda. 10. Kota indah ada di BelgiaTaman safari di Gurun SaharaApa-apa terasa bahagiaKalau hati dimabuk asmara. Taman safari di Gurun SaharaPohon karet harus disadapKalau hati dimabuk asmaraSemua makanan terasa sedap. 11. Ada tupai suka memanjatKelelawar di dalam guaKepada-Nya kita hari dengan berdoa. Kelelawar di dalam guaAda bunga sedang merekahBuka hari dengan berdoaNiscaya hidup menjadi berkah. 12. Anak ayam namanya itikSyair lagu namanya sirikDada bergetar, hati tergelitikSaat matamu pertama melirik. Syair lagu namanya lirikOrang iri namanya sirikSaat matamu pertama melirikAku juga langsung tertarik. Pantun Berantai 3 Bait 13. Malam-malam menonton wayangLampunya redup tiada terangSaat meminjam wajahnya mayangHutang ditagih wajahnya garang. Lampu redup tiada terangHanya terlihat bayangan orangHutang ditagih wajahnya garangSeolah-olah mau berperang. Hanya terlihat bayangan orangOrang tua menangkap belalangSeolah-olah mau berperangHutang diminta, langsung menghilang. 14. Makan sate hangat-hangatTurun hujan lebat-lebatPagi-pagi penuh semangatTantangan hidup semakin berat. Turun hujan lebat-lebatHujan lebat membasahi toaTantangan hidup semakin beratTetaplah kuat dan terus berdoa. Hujan lebat membasahi toaToa tertutup kain suteraTetaplah kuat dan terus hidup aman sejahtera. 15. Bapak membawa sekeranjang nanasPohon tomat di tengah sawahHutangnya banyak, tak lunas-lunasTapi di sosmed terlihat mewah. Pohon tomat di tengah sawahPetik buahnya buat berlayarDi sosmed terlihat mewahTapi hutang tak pernah dibayar. Petik buahnya buat berlayarLayar berpanji sudah tertancapPunya hutang tak pernah dibayarHanya janji yang selalu terucap. 16. Padi digiling menjadi berasBeras dimasak di atas keretaMari kita bekerja kerasUntuk menggapai cita-cita. Beras dimasak di atas keretaNasi dibungkus daun talasUntuk menggapai cita-citaJauhi segenap sifat pemalas. Nasi dibungkus daun talasSurat diketik, tidak dibalasJauhi segenap sifat pemalasAgar rejeki tidak amblas. 17. Burung berkicau di atas batuDatang hinggap di pohon randuHati kacau tiada menentuSungguh berat rasanyan rindu. Datang hinggap di pohon randuBuaya air jangan digangguSungguh berat rasanya rinduWaktu sehari terasa seminggu. Buaya air jangan digangguDatang petani membawa paculWaktu sehari terasa semingguMenunggu kekasih tak jua muncul. 18. Lihat burung makan gorenganBurung terbang di angkasaDi dalam kitab tersirat laranganJangan sekali-kali membuat dosa. Burung terbang di ruang angkasaJatuh ke laut namun tenggelamJangan sekali-kali membuat dosaWahai kaum yang beragama Islam. Jatuh ke laut namun tenggelamSayap patah badan terbelalahWahai kaum yang beragama IslamTetapkan iman hanya pada Allah. Pantun Berantai 4 Bait 19. Kuda putih masuk terkurungKakak berburu menangkap lutungJangan bersedih dan juga murungBila nasibmu belum beruntung. Kakak berburu menangkap lutungLutung menghilang di dalam karungBila nasibmu belum beruntungTetaplah berjuang dan bertarung. Lutung menghilang di dalam karungKerbau datang hendak termenungTetaplah berjuang dan bertarungWalau rintangan besar menggunung. Kerbau datang hendak termenungTetaplah berjuang dan bertarungWalau rintangan besar menggunungPatah semangat harus dibendung. 20. Ada awan tutupi fajarBulan bintang terletak sejajarAyo kawan kita belajarAgar cita-cita mudah dikejar. Bulan bintang terletak sejajarNelayan pergi, jaring ditebarAgar cita-cita mudah dikejarHarus dijalani dengan bersabar. Nelayan pergi, jaring ditebarJaring terseret ke dalam goaSelain dijalani dengan bersabarJangan lupa untuk berdoa. Jaring terseret ke dalam goaLalu ditangkap sama Bang MamatJangan lupa untuk berdoaAgar kita diberi rahmat. Itulah tadi contoh pantun berantai yang bisa Kamu jadikan referensi ketika hendak mengikuti perlombaan pantun tersebut. Mengingat bahwa saat ini masih ada beberapa acara yang mengadakan acara berbalas pantun. Terlebih di daerah tertentu seperti Melayu dan Betawi. Bagi Kamu yang ingin mengikutinya, maka diharuskan untuk memiliki kosa kata sebanyak mungkin. hal ini bertujuan agar nantinya dalam membuat pantun tidak akan kebingungan dalam menyusun kata-kata. Pasalnya dalam setiap kali menyusunnya akan ada waktu maksimal dan tidak boleh melewati batas waktu tersebut.
Contoh1: Alamku Indah dan Asri [Bait 1] Lihatlah alam desaku Semuanya tampak permai Dari sawah dan ladangnya Dari pohon hingga kebunnya. [Bait 2] Bila kulepas pandanganku Semuanya begitu indah Semua ini adalah anugerah Dari Tuhan Sang Pencipta. [Bait 3] Terimakasih oh Tuhanku Atas semua pemberianMu Moga kami bisa bersyukur
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian pantun adalah bentuk puisi Indonesia Melayu, tiap bait kuplet biasanya terdiri atas empat baris yang bersajak a-b-a-b, tiap larik biasanya terdiri atas empat kata, baris pertama dan baris kedua biasanya untuk tumpuan sampiran saja dan baris ketiga dan keempat merupakan isi. Selain yang umum terdiri dari empat baris, ada juga pantun yang hanya terdiri atas dua baris, bersajak a-a, masing-masing merupakan sampiran dan isi. Pantun jenis ini disebut dengan pantun kilat atau juga pantun panjang, yang isinya terdiri dari 6, 8, atau 10 baris, yang dikenal dengan nama Talibun. Sementara itu, pantun yang sambung-menyambung atau saling berbalas disebut dengan pantun berkait atau berantai. Nah pada postingan ini, kami sajikan kumpulan pantun bahasa Indonesia 4 baris, dengan berbagai tema, di antaranya tentang pendidikan anak, tentang nasihat agama, persahabatan dan juga tentang Bahasa Indonesia Nasihat Belajar1. Cuaca dingin mencari kutu Dapat sepuluh bakar di tungku Kalau ingin juara satu Rajinlah selalu membaca Rusa lari ke padang datar Singa datang tuk mengejar Jika ingin tambah pintar Tentu kita harus Kalau hujan rumah pun basah Awan mendung terkena hembusan Tiada pelajaran yang terasa susah Jika belajar tak Langit membentang berwarna biru Duduk berdua di ruang tamu Selalu dengarkan nasehat guru Lalu amalkan dalam Makan malam, masaknya kalkun Kalkun ditangkap di tengah gurun Hendaklah kamu belajar tekun Agar nilai tak jadi Pendekar sakti berbuat onar Bawa lampu yang bisa berpijar Jika ingin prestasi bersinar Maka harus rajin Pergi berobat ke rumah dukun Dukun cilik memetik sukun Rajin baca, belajar yang tekun Agar nanti tak mudah Lampu biru terus berpijar Kain katun jangan dilipatkan Walau seumur hidup kita belajar Tak semua ilmu kita Batang cerutu jangan dibuang Letakkan saja di atas papan Sekolah itu tempat berjuang Agar siap di masa Coba menari di atas pipa Pipa kuat dibakar ujungnya Selamat belajar, salam jumpa Semoga sehat kabar Lama sudah tidak bertemu Saat bersua meminum jamu Jauhkan malas dari hidupmu Niscaya cerah masa Lampu kecil berpijar-pijar Bawa sebentar masuk ke goa Bangun pagi menjelang fajar Sebelum belajar harus Luka tangan karena tersayat Mengiris bawang mengerat-erat Belajar itu sepanjang hayat Kelak berguna di alam Air hujan di daun talas Simpan umbinya di dalam kulkas Jauhi segenap sifat pemalas Agar cita-cita tergapai Olah raga berlari-lari Tolong jangan bawa belati Rajin belajar setiap hari Sambil berdoa di dalam Rumput liar tumbuh merambat Daunnya coklat terlihat pucat Kalau belajar sering terlambat Bisa-bisa prestasinya Buah nanas di atas bangku Buah duku dibuat jamu Jangan malas membaca buku Karena buku sumber Dalam rumah wangi setanggi Lebih wangi pohon meranti Dengan ilmu derajat tinggi Dengan ikhlas pahala Ke pasar jualan camilan Jajan dimakan sama Pak Jamal Belajar jangan asal-asalan Nanti hasilnya kurang Roti panggang diisi kismis Bungkus bersama kue kukis Tetap semangat, belajar optimis Jangan biarkan jiwa Pagi pagi ke kantor camat Surat diurus buat pindahan Jika ingin hidup selamat Taat selalu perintah Kakek tua dipanggil abah Makan talas juga kecambah Sikap serakah bawa musibah Rasa ikhlas harus Malam Jumat enak kerokan Badan hangat, kaki kesemutan Amalan sholat jangan dilupakan Agar selamat, dijauhi Danau Asahan dekat gua Ada kolam tempatnya ikan Kepada Tuhan kita berdoa Segala beban kita Ke Purwodadi membeli barang Barang langka modelnya lama Jangan peduli gunjingan orang Asal benar sesuai Makan kelapa dicampur tebu Ayam dikurung di dalam bubu Jangan pernah membentak ibu Karena itu menyakitkan Akhir bulan mendapat gaji Beli kebaya dan gas elpiji Rajin-rajinlah engkau mengaji Hati bercahaya, iman Bunga melati, bunga asoka Bentuknya indah penuh estetika Bila menjadi anak durhaka Kelak matinya masuk Hiasan indah tanduk rusa Dibawa oleh insan kembara Cinta harta akan binasa Cinta dunia membuat Tanah ini sangatlah subur Cangkul sedikit terasa gembur Jauhkan diri dari takabur Iri dengki mesti Manis rasanya buah nangka Dipetik orang yang matanya buta Karena lisan masuk neraka Itulah orang yang sering Pergi sendiri tiada kawan Kawan berangkat tidak ditahan Didik hati untuk dermawan Untuk mendapat kasih Daun tetap di atas dulang Malam-malam menangkap ikan Dalam kitab terdapat larangan Perbuatan haram usah Ke Pasar Minggu tiada sempat Karena langkah terasa berat Hina sungguh sifat mengumpat Dilaknat Allah dunia Ikan bandeng banyak duri Makan enak membawa panci Jangan sampai kamu mencuri Sebab itu dosa yang Malam-malam berolahraga Pergi berlari ke hotel Juanda Jika berharap mendapat surga Amalan baik jangan Pergi jauh membawa bekal Demi bekerja dengan giat Orang beriman orang berakal Tak korbankan hidup Kolam ikan ditumbuhi pandan Mawar putih, anggrek rembulan Kurang makan, letih di badan Kurang pikir, tersesat Mama berangkat menuju pasar Memakai baju yang agak lebar Lekaslah bangun di saat fajar Tunaikan subuh dengan Bunga melati tumbuh merekah Bunga setangkup buat menikah Punya rejeki harus sedekah Agar hidup semakin Bahasa Indonesia tentang Persahabatan41. Imam Bonjol seorang paderi Belanda datang harus diusir Kawan sejati susah dicari Bagaikan oasis di padang Bapak dan adik membawa benang Benang putih ujungnya basah Teman baik datang di saat senang Teman sejati datang di kala Di hutan lebat terdapat hewan Hewan besar memakan tomat Kawan hebat tiada lawan Kawan setia sampai Pisau tumpul mesti diasah Supaya tajam bagaikan belati Bantu kawan ketika susah Itulah tanda teman Pisau menggores terkena tangan Tangan dibalut dengan perban Beban hidup terasa ringan Punya teman sedia Bila tumbuh bunga melati Jangan ditanam dengan belati Patut bersyukur sepenuh hati Bila punya kawan Jamu kuat jangan diseduh Lebih baik ditambah arang Kalau berkawan jangan bergaduh Tak elok dipandang oleh Beli bakwan sama bakpia Biar sedap ditambahkan cuka Jadi kawan haruslah setia Baik suka maupun Warna awan seputih melati Ada di langit membuat bayangan Kalau berkawan ikhlaskan hati Bukan mencari Orang Jepara pandai memahat Orang solo pandai membatik Kawan jahat membawa jahat Kawan baik memberi Bahasa Indonesia Tema Cinta51. Sebelum sepuluh, itu sembilan Hitung banyak berbulan-bulan Duhai dikau yang baru kenalan Bolehkah kuajak tuk jalan-jalan?52. Kue cucur dijual di kota Campur keju, putih warnanya Hatiku hancur karena cinta Maukah engkau jadi obatnya?53. Api kecil dari tungku Makin membiru habislah kayu Sudah lama kutunggu-tunggu Kapan kamu bilang I Love Turun gunung jalan berliku Saat melompat janganlah ragu Kalau engkau suka padaku Datanglah tepat di malam Terbang burung ke angkasa Cepat meluncur menangkap angsa Andai kasihmu tiada kurasa Jiwa raguku tak ada Liburan pergi ke hutan bakau Melihat alam, pohonnya jati Kalbu ini terasa sangat galau Menunggu jawaban pujaan Ke toko besi beli paku Di sebelahnya jualan sagu Andai engkau tau isi hatiku Hanya dirimu yang selalu ku Ruang tamu sangat lebar Sangat indah berhias permata Dekat kamu dada berdebar Pasti ini yang namanya Tanam duku tiada hasil Karena buahnya kecil-kecil Memilikimu rasanya mustahil Karena aku orangnya Ada gula ada semut Semut mati di dalam perut Rasa cintaku tolong disambut Jangan sampai layu Kalau ingin batu permata Menyelamlah ke dasarnya Kalau ingin sebuah cinta Aku siap Pohon mengkudu buahnya jatuh Karena tanahnya sedikit runtuh Bila cintamu tidak tersentuh Kehidupanku pasti tak Pergi berlayar dengan perahu Perahu biru tempat bertemu Andai saja dirimu tahu Mataku tertuju pada Pasar baru ada di kota Pergi belanja bawa uang saku Bila kamu dikejar cinta Sembunyi saja di dalam Ke kota Jogja jalannya mulus Melihat badak menangkap angsa Terima saja cintaku yang tulus Jika kau menolak, akan Jual kemeja tak laku-laku Karena preman sering mengganggu Beribu insan yang mendekatiku Hanya kamu yang aku Mama berpikir mencari taktik Agar menang melawan intrik Bila pelangi bisa kupetik Kujadikan kado yang Marcopolo naik apollo Sambil membawa salak pondoh Duhai dikau yang masih jomblo Akankah kita bisa Depan rumah tanam lempuyang Tanahnya keras agak berantakan Di dalam hati sejuta sayang Bibir pun berat untuk Minum jamu sambil berdiri Dijual satu jangan emosi Bila hatimu masih sendiri Bolehkah aku yang Makanan ringan namanya cemilan Enak dimakan bersama kawan Bolehkah saya untuk kenalan Kepada Anda yang sangat Ada buaya jangan diganggu Buaya tidur tak punya nama Sudah lama aku menunggu Kapan cintaku kau terima?73. Sinar fajar di ujung karang Wajah cemberut terkena arang Kan kukejar cintamu seorang Walau maut datang Burung terbang memburu ikan Cepat melayang ke angkasa Terus terang aku sampaikan Sudah lama menyimpan Di atas mata namanya alis Di depannya ada celana Memang dia orangnya manis Tapi sayang bukan aku yang baca juga kumpulan pantun terbaik lainnya berikut iniContoh Pantun KarminaPantun Nasib Na’asPantun Menuntut IlmuPantun Kangen buat PacarPantun Nyindir PacarPantun Kesehatan JantungPantun Ikan LelePantun Pamit Undur DiriPantun buat MantanPantun HUT RI
PuisiBanjir 3 Bait Semua ini salah siapa Yang sembarangan membuang sampah Hutan-hutan habis ditebang Yang rimbun berubah gersang Banjir melanda seantero negara Alam bagaikan sedang murka Semua ini peringatan dari-Nya Sadar manusia semua ulah mereka Cintailah alam sepenuh hati Agar alam kembali asri Walau hujan sedang bersemi
Daftar isiContoh PertamaContoh KeduaContoh KetigaContoh KeempatContoh KelimaContoh KeenamContoh KetujuhContoh KedelapanContoh KesembilanContoh KesepuluhPantun merupakan karya sastra yang bisa digunakan untuk banyak tujuan. Pantun bisa digunakan untuk hiburan, menyampaikan pesan, nasehat, dan juga bentuk puisi lama, pantun terikat pada sejumlah aturan. Misalnya saja, jumlah baris dalam baitnya, jumlah suku kata dalam tiap baris, dan juga rima atau sajak akhir tiap adalah contoh pantun yang bertema tentang laut disertai dengan penjelasan dan makna PertamaSaman itu nama tariProvinsi Aceh itu asalnyaIndonesia negri bahariSebab luas wilayah lautnyaPenjelasan pantunPantun di atas terdiri dari 4 baris dalam satu bait dan memiliki rima atau sajak akhir a-b-a-b. Baris kesatu dan kedua disebut sampiran, yakni bagian yang membuka sebuah pantun. Sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi yang merupakan inti sebuah tersebut menceritakan tentang negara Indonesia yang disebut sebagai negeri bahari karena memiliki wilayah lautan yang sangat KeduaRamai suara bedug ditabuhDi hari raya bersahut-sahutPetang berlayar pagi berlabuhMembawa ikan dari lautPenjelasan pantunPantun di atas terdiri dari 4 baris dalam satu bait dan memiliki rima atau sajak akhir a-a-a-a. Baris kesatu dan kedua disebut sampiran, yakni bagian yang membuka sebuah pantun. Sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi yang merupakan inti sebuah tersebut menceritakan tentang aktivitas nelayan yang pergi berlayar dari petang dan kemudian kembali berlabuh di pagi hari dengan membawa tangkapan ikan dari KetigaBerapakan hendak di bayarUntuk satu batu pualamPergi kemana nelayan berlayarKe tengah laut di waktu malamPenjelasan pantunPantun di atas terdiri dari 4 baris dalam satu bait dan memiliki rima atau sajak akhir a-a-a-a. Baris kesatu dan kedua disebut sampiran, yakni bagian yang membuka sebuah pantun. Sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi yang merupakan inti sebuah tersebut menceritakan kegiatan nelayan saat mencari ikan dimana mereka berlayar ke tengah laut di waktu malam dan akan kembali saat pagi tiba dengan membawa hasil KeempatKucing gemuk sedang bersantaiKepalanya memanggut-manggutApakah yang disebut pantaiBatas antara darat dan lautPenjelasan pantunPantun di atas terdiri dari 4 baris dalam satu bait dan memiliki rima atau sajak akhir a-b-a-b. Baris kesatu dan kedua disebut sampiran, yakni bagian yang membuka sebuah pantun. Sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi yang merupakan inti sebuah tersebut menginformasikan bahwasanya pantai merupkan wilayah yang menjadi batas antara lautan dan KelimaMotor mogok kehabisan bensinHarus didorong kemana-manaAir apa yang rasanya asinAir laut jawabannyaPenjelasan pantunPantun di atas terdiri dari 4 baris dalam satu bait dan memiliki rima atau sajak akhir a-b-a-b. Baris kesatu dan kedua disebut sampiran, yakni bagian yang membuka sebuah pantun. Sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi yang merupakan inti sebuah tersebut merupakan pantun teka- teki dimana isi pantun menanyakan tentang air apa yang memiliki rasa asin. Dan jawabannya tentu saja adalah air KeenamKucing oren perutnya gendutSukanya makan buah nanasHati-hati berenang di lautOmbaknya besar hiunya ganasPenjelasan pantunPantun di atas terdiri dari 4 baris dalam satu bait dan memiliki rima atau sajak akhir a-b-a-b. Baris kesatu dan kedua disebut sampiran, yakni bagian yang membuka sebuah pantun. Sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi yang merupakan inti sebuah tersebut berisikan peringatan bagi yang hendak berenang di laut agar berhati-hati, sebab lautan memiliki ombak yang besar dan adakalanya juga di sebagian wilayah laut terdapat hiu yang KetujuhAda pemuda pergi berburuSedari pagi sampailah malamSungguh Indah laut membiruMenyimpan sejuta kekayaan alamPenjelasan pantunPantun di atas terdiri dari 4 baris dalam satu bait dan memiliki rima atau sajak akhir a-b-a-b. Baris kesatu dan kedua disebut sampiran, yakni bagian yang membuka sebuah pantun. Sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi yang merupakan inti sebuah tersebut menggambarkan tentang indahnya lautan yang airnya membiru. Dimana di dalamnya terdapat banyak sekali sumber daya alam dan kekayaan yang bisa dimanfaatkan manusia dalam KedelapanMusim kemarau sungaipun surutIkan berenang sampai ke muaraApa saja ada di lautIkan, karang, dan mutiaraPenjelasan pantunPantun di atas terdiri dari 4 baris dalam satu bait dan memiliki rima atau sajak akhir a-b-a-b. Baris kesatu dan kedua disebut sampiran, yakni bagian yang membuka sebuah pantun. Sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi yang merupakan inti sebuah tersebut menginformasikan tentang sumber daya alam yang terkandung di lautan. Diantaranya adalah ikan, karang, mutiara, dan masih banyak lagi selain KesembilanLangit malam dihias bulanPurnama bersinar indahlah nianSungguhlah tangguh hidup nelayanMelawan ombak di tengah lautanPenjelasan pantunPantun di atas terdiri dari 4 baris dalam satu bait dan memiliki rima atau sajak akhir a-a-a-a. Baris kesatu dan kedua disebut sampiran, yakni bagian yang membuka sebuah pantun. Sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi yang merupakan inti sebuah tersebut menggambarkan tentang tangguhnya kehidupan seorang nelayan yang setiap harinya harus melawan ombak ganas di tengah lautan untuk menangkap KesepuluhRusa dan macan itu nama hewanHiu dan paus hidup di lautApakah cita-citamu kawan?Jadi nahkoda kapal lautPenjelasan pantunPantun di atas terdiri dari 4 baris dalam satu bait dan memiliki rima atau sajak akhir a-b-a-b. Baris kesatu dan kedua disebut sampiran, yakni bagian yang membuka sebuah pantun. Sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi yang merupakan inti sebuah tersebut berisi pertanyaan kepada seorang teman tentang cita-cita atau profesi impiannya di masa depan. Teman tersebut ternyata memiliki keinginan untuk menjadi seorang nahkoda kapal laut.
Nah proses belajar bisa di mana saja, kok. Weather station 3 june 2013 00:13. Puisi Religi 3 Bait W
Contoh puisi dalam 3 bait sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya. Adapun artikel-artikel yang memuat puisi tersebut antara lain contoh puisi 3 bait tentang Ibu, dan contoh puisi 3 bait tentang sahabat. Artikel kali juga akan menampilkan contoh puisi 3 bait yang ditampilkan dengan tema khusus, yaitu alam. Tema ini sendiri juga sudah pernah dipakai sebagai tema untuk artikel lainnya, seperti contoh paragraf deskripsi tentang keindahan alam, contoh kalimat definisi tentang alam, contoh cerpen singkat tentang lingkungan alam, serta contoh teks anekdot singkat tentang alam. Adapun contoh puisi 3 bait tentang alam dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut. Contoh 1 Tinggal Kenangan Setiap bangun pagi, suara kokok ayam selalu menyauti dan mentari pun bersinar terang cerahkan hari. Kabut gunung pun mengalun, pohon-pohon merimbun, dan daun-daunnya pun berembun. Namun itu sudah berlalu; sudah menjadi nostalgi di imaji. Memang, kokok ayam dan sinar mentari masih ada di sini. Namun, kabut pagi yang mengalun, dan pohon rimbun yang daunnya berembun, kini hanya kenangan di ubun-ubun. Kabut pagi pun telah berganti menjadi asap knalpot, pepohonan telah jadi gedung-gedung, dan embun di daun pun berganti menjadi peluh yang ada di kulit para warga kota yang terkena macet dan teriknya perkotaan. Contoh 2 Kepada Laut Biru Kau masih membiru saat ini, .mbakmu juga masih berdebur. Terkadang, kau juga mampu ciptakan badai. Kau memang masih seperti dulu lautku, Sugguh masih seperti dulu. Tapi itu hanya tampak luarnya saja. Aku tahu, bahwa di dalam dirimu, kau sudah tidak seperti dulu lagi, lautku. Kau sebenarnya kini telah berubah. Kini kau bukan hanya tempat ikan-ikan berenang, namun sampah-sampah plastik dan kotoran sekalipun kini telah berenang di kedalaman dan kebiruanmu. Terumbu karang yang menghias di dasarmu, kini sudah mulai rontok, persis seperti rambut milik kakekku. Itu semua karena aku; karena ulah kaumku yang tak memahami bagaimana cara merawat kecantikanmu. Ah, lautku yang kucinta, tolong maafkanlah kebodohan kami, tolong berilah kami kesempatan untuk mempercantik dirimu lagi. Kami mohon dengan sangat, duhai laut biru. Contoh 3 Elegi untuk Gunung Kau kini sudah tidak perawan lagi, gunungku. Kau sudah dijamah oleh para insan. Sudah banyak yang mendaki dirimu, mendirikan tenda di kaki-kakimu, dan berdiri tegak di puncakmu. Kini kau sudah bukan menjadi tempat untuk merenungkan kehidupan, kesejatian diri insan, dan penciptaan sajak yang indah. Sebab, kau kini kau adalah tempat rekreasi, dan tempat orang berswafoto pamerkan diri. Kini, kearifanmu sudah tidak diperdulikan dan tidak dihayati oleh insan yang bergelar kekinian. Lihat saja, kaki-kakimu mereka kotori dengan sampah, dan yang lebih gilanya lagi, mereka nyalakan sebatang nikotin di puncakmu. Ah, sungguh gila diri mereka! Orang lain cari oksigen di dirimu, mereka malah hancurkan oksigenmu. Ah, gunungku yang kucinta, semoga kearifanmu tak akan pudar oleh tingkah laku para insan yang tak budiman Demikianlah beberapa contoh puisi 3 bait tentang alam dalam bahasa Indonesia. Jika pembaca ingin mengetahui beberapa contoh puisi lainnya, pembaca bisa membuka artikel contoh puisi singkat, contoh puisi epigram, contoh puisi himne, contoh puisi balada, contoh puisi elegi, dan contoh puisi romance. Semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan para pembaca sekalian. Terima kasih.
Padapostingan ini, kami sajikan pantun yang berjumlah 3 bait atau 12 baris, dimana bait-bait tersebut saling berkaitan. Adapun tema pantun 3 bait ini ada beraneka ragam, seperti tentang pendidikan, nasihat agama, cinta, menjaga kesehatan, humor, dan lain sebagainya. 1. Pantun 3 bait "jangan malas". Untuk menggapai cita-cita.
KumpulanPantun Tentang Alam - Pantun alam merupakan jenis pantun yang mana dalam isi pantun tersebut mengungkapakan tentang alam, baik itu tumbuh-tumbuhan, hewan disekitar, pegunungan, perbukitan, dan keindahan-keindahan yang bersifat alami. Menjaga alam sekitar merupakan tanggung jawab kita semua sebagai makhluk hidup.
Baru27+ Puisi Pendek Tentang Sekolah . 20 puisi pendidikan pendek dan singkat berbagai tema romadecade. Puisi tentang pendidikan 3 bait. Guru kau laksana bunga berembun sejuk bagaikan bunga bermekar indah bagaikan langit berawan senja. Sekolah yang indah akan membuat kita rindu. Puisi persahabatan 3 bait from cdn.kibrispdr.org.
nQv5c. 3inzq888uy.pages.dev/4033inzq888uy.pages.dev/6913inzq888uy.pages.dev/4103inzq888uy.pages.dev/1433inzq888uy.pages.dev/6773inzq888uy.pages.dev/5893inzq888uy.pages.dev/8203inzq888uy.pages.dev/9293inzq888uy.pages.dev/7743inzq888uy.pages.dev/6803inzq888uy.pages.dev/5993inzq888uy.pages.dev/6203inzq888uy.pages.dev/2583inzq888uy.pages.dev/6273inzq888uy.pages.dev/586
pantun 3 bait tentang alam