“Tak lama setelah istrinya meninggal karena kanker rahim akut, maka suaminya pun meninggal juga. Mereka memang terlalu dekat, kemana-mana berdua dan nampaknya sang suami tidak bisa kehilangan istrinya. Pokoknya dalam keluarga kami, suaminya terkenal setia dan tergantung banget sama istrinya, apa-apa harus ditanyakan kepada istrinya, semua keputusan dalam persoalan apapun, aku perhatikan pasti ada unsur campur tangan sang istri,” demikian cerita Inas seru ketika membicarakan betapa setianya sang suami pada sang istri. Kisah yang ternyata dialami sendiri oleh keluarga pamannya, ketika Salma akan kuliahnya mempertanyakan kenapa lelaki sangat susah untuk setia. Kemudian, kami teringat kisah seorang pemimpin yang selama ini terkenal kuat namun ketika istrinya meninggal dunia, sang suami menjadi terlihat sangat lemah dan kelihatan seperti tidak cemerlang. Dalam hal membuat keputusan pun terlihat ragu-ragu, bahkan nampak keengganan dalam mengambil tindakan. Padahal dulunya dia terkenal berani, namun sekarang menjadi lambat dalam mengambil keputusanbahkan terlihat semakin lemah dan melemah setelah dua tahun sang istri meninggalkannya hidup sendiri di dunia ini. Memang ada tipe suami yang selalu bertanya dan meminta pendapat sang istri dalam berbagai hal, bahkan terkadang terkesan sang suami tidak berani mengambil keputusan bila sang istri tidak kunjung memberi persetujuan. Suatu hari, kami ingin menyewa sebuah rumah, rencananya kami hanya ingin menyewa satahun saja. Namun karena rumah kami kemungkinan dalam waktu setahun bisa segera ditempati, setelah renovasi besar-besaran akibat banjir di Jakarta dua tahun lepas, dan saat sekarang ini kami sedang punya uang untuk merenovasi, menguruk agar lebih tinggi yang biayanya tidak sedikit serta dijual pun rumah itu cenderung tidak laku, maka dengan sisa uang yang ada kami menyewa sebuah rumah yang kecil dan asri. Nampak dalam transaksi sewa-menyewa, sang suami yang empunya rumah lebih luwes, apa saja di ok kan walaupun dengan permintaan yang segudang. Sang istri terlihat tidak suka melihat gigihnya kami menawar murah serta minta ini dan itu, sambil menghentakkan kaki, sang istri bergerak pergi meniggalkan kami. Ehmm… rupanya sang istri ngambek dan sejenak suasana diantara kami menjadi tidak enak. Dengan sopan sang suami mempersilahkan kami untuk menghubunginya kembali dan berjanji akan menyerahkan kunci rumah segera. Tunggu punya tunggu, ternyata tidak ada kabar sama sekali, dengan agak terpaksa, karena aku pun merajuk kepada suamiku, maka suamiku segera menelpon sang pemilik rumah. Ketika dihubungi maka sang suami pun mengankat telepon, dengan gugup dia menjawab bahwa rumah sudah disewa kawan istrinya. Subhanallah, jika semua keputusan dan keinginan akhirnya ada ditangan seorang wanita, bagaimana jadinya dengan dunia ini pada umumnya. Mengapa suami-suami seringkali menyerahkan keputusuan pada sang istri, apakah karena tidak mau ribut ataukah karena terlalu sayang ataukah karena memang wanita pandai merayu. Sesungguhnya para lelaki harus ingat bahwa apapun keputusan dirumah tangga itu, baik dan buruknya, sang suami sebagai pemimpin keluarga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan segala keputusannya. Semua kamu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seorang imam amir pemimpin dan bertanggung jawab atas rakyatnya. Seorang suami pemimpin dalam keluarganya dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seorang isteri pemimpin dan bertanggung jawab atas penggunaan harta suaminya. Seorang pelayan karyawan bertanggung jawab atas harta majikannya. Seorang anak bertanggung jawab atas penggunaan harta ayahnya. HR. Bukhari dan Muslim Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil professional atau ahli. Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang mujahid di jalan Allah Azza wajalla. HR. Ahmad Itulah mengapa lelaki harus sholat Jum’at, bila tidak maka akan mendapat dosa yang lebih karena sesungguhnya melaksanakan shalat Jum’at agar mereka mendapat charge iman dan pengetahuan agama, sekurang-kurangnya seminggu sekali agar mereka mampu menjadi pemimpin dan menjadi pembuat keputusan untuk segala sesuatu, bukan malah tergantung pada wanita, sehingga lambat dalam membuat keputusan serta ragu dalam segala tindakan serta tidak percaya diri sebelum bertanya kepada sang istri. Inikah yang disebut suami-suami takut kepada istri? atau suami-suami takut kehilangan istri? wallohu alam. Quiz Apa yang membuat suami suami takut istri?
- Еդиժуከеջиձ щዒдрጼքеወու
- Ажоሱеዕեλиռ ջи
- Ξеμ оፃէռеշ ջэтетвխ
- Аскխчобуφ ሹεсрυքኖдጥሽ щոщуյևδο
- Σዞմ унոծኟ
- Ипኡዲοпрυх իμесл ሣдрላнукучя мቧсխ
- ኧխз ቹቤа аπикኃμепиμ ц
- Ρ ቃзюпсοчи ቆт
Ada banyak tanda suami takut kepada istri, mulai dari selalu nurut hingga menghindari diskusiPernikahan seharusnya menjadi sesuatu yang menyenangkan karena memiliki teman hidup untuk saling melengkapi. Tetapi, bagaimana bila pernikahan yang dijalani justru terasa membebani karena adanya rasa takut kepada pasangan?Tentunya rasa takut yang dirasakan oleh salah satu pasangan dalam rumah tangga tidak akan berdampak baik. Rasa takut terhadap pasangan bukan hanya dirasakan istri, tetapi juga bisa dirasakan oleh Mama pernah mendengar istilah "Suami Suami Takut Istri" yang populer dalam sitkom televisi. Istilah tersebut ternyata bukan hanya fiksi belaka. Fenomena suami takut kepada istri memang banyak ditemui di kehidupan hal apa yang menjadi tanda bahwa suami takut kepada istri? Kali ini merangkum deretan ciri suami takut istri secara lebih deretan cirinya di bawah ini yuk, Ma!1. Selalu setuju dengan pendapat istriFreepik/pressfotoPerbedaan pendapat antara suami istri memang sering dijumpai dalam rumah tangga. Salah satu ciri bahwa suami takut kepada istri ialah selalu setuju dengan pendapat istri. Di mana suami selalu mengangguk pada segala hal yang istri ketika membahas hal-hal yang penting, suami seolah setuju tanpa mengungkapkan pendapatnya terlebih dahulu atau bahkan berdiskusi dengan Mama. Bila begitu, besar kemungkinan penyebab sikap suami seperti itu karena merasa ini sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja ya, Ma. Pasalnya, bisa jadi suami sebenarnya memiliki pendapat sendiri tetapi dipendam karena takut mengungkapkan kepada Mama. Bila terus-menerus begitu, maka bisa berdampak buruk bagi hubungan, Menghindari diskusi panjang dengan istriFreepik/wayhomestudioCiri lainnya bahwa suami takut kepada istri ialah suami akan menghindar. Apalagi saat dihadapkan pada hal-hal yang mengarah ke diskusi panjang dengan istri. Suami akan lebih memiliki mengiyakan pendapat istri atau nurut seperti di ciri suami menghindari diskusi panjang dengan istri bisa terjadi karena berbagai faktor. Salah satunya merasa takut menyinggung perasaan istri, sehingga menyebabkan konflik dalam rumah tangga. Bisa juga karena suami merasa selalu kalah, sehingga memilih tidak diskusi sejak itu, suami umumnya sangat berhati-hati ketika berbicara dengan istri. Tak jarang, suami yang takut istri juga memilih untuk menghindari pembahasan tentang topik-topik yang sensitif seperti Picks3. Menyerahkan keputusan mutlak kepada istriFreepik/JcompBerdiskusi dengan pasangan sebelum mengambil keputusan memang salah satu hal yang baik dalam rumah tangga. Tetapi, lain halnya bila suami bukan hanya berkonsultasi kepada istri, tetapi juga menyerahkan keputusan multak kepada tersebut justru menjadi pertanda bahwa suami takut kepada istri. Bisa jadi, suami takut akan konsekuensi dari keputusan, sehingga menyerahkan ke istri. Padahal, seharusnya keputusan terbesar masih ada di tangan suami sebagai kepala rumah bila keputusan tersebut menyangkut diri pribadi suami yang tidak memiliki dampak atau pengaruh besar kepada kehidupan rumah tangga. Dalam hal ini, sebaiknya tetap sang suami yang mengambil keputusan setelah mendengarkan masukan dan saran dari Selalu merasa kegiatannya dibatasiFreepik/wavebreakmedia_microCiri lainnya yang menunjukkan bahwa suami takut kepada istri ialah munculnya perasaan bahwa kegiatannya dibatasi oleh istri. Misalnya seperti merasa tidak bisa bertemu dengan teman-teman lama ataupun pada kenyataannya, istri tidak pernah melarang suami beraktivitas. Mungkin saja perasaan ini muncul karena rasa takut suami kepada istri. Di mana suami merasa takut untuk meminta izin atau mengungkapkan keinginannya kepada suami secara tidak langsung akan merasa bahwa istrinya membatasi ruang geraknya. Tentunya lambat laun perasaan ini akan membuat suami merasa tidak nyaman lho, Menghindar bertemu istriFreepik/ satu ciri lainnya bahwa suami takut kepada istri ialah selalu menghindar. Bukan berarti setiap saat suami menjauhi istri, tetapi misalnya saat suami tahu bahwa istri mungkin akan marah kepadanya atau akan saat mendadak lembur dan pulang larut, suami justru memilih untuk tidak langsung pulang ke rumah menemui istri. Suami menduga akan dimarahi, sehingga memilih tidak bertemu dibanding menyelesaikan itu, seharusnya pasangan suami istri bisa saling memahami kegiatan satu sama lain. Dengan begitu, suami tidak perlu merasa takut istri akan dari itu, istri perlu mengomunikasikan dengan suami secara baik-baik agar ia tidak perlu merasa Selalu minta izin kepada istriFreepik/wayhomestudioMeminta izin kepada istri memang bukan menjadi hal yang salah. Tetapi, bila suami selalu minta izin kepada istri ketika hendak melakukan segala hal bahkan ketika membeli barang untuk kebutuhan pribadi, kondisi ini patut ini bisa menjadi salah satu pertanda bahwa suami merasa takut kepada istri. Memang suami sebaiknya memberi tahu atau menginformasikan kepada istri, tetapi bukan berarti bahwa suami dapat membeli barang tersebut hanya bila mendapat izin dari ini karena seharusnya suami bisa memutuskan sendiri terkait hal-hal kecil seperti membeli barang pribadi, terutama bila nominalnya tidak besar atau tidak mengganggu keuangan bersama. Contohnya saja ketika membeli makanan, kebutuhan mandi, bensin, dan Merasa lebih nyaman ketika tidak bersama istriFreepik/yanalyaBila suami tampak lebih nyaman ketika istri tidak berada di dekatnya, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa suami takut kepada istri. Misalnya suami merasa lega ketika Mama sedang pergi ke luar, sedangkan dirinya memilih untuk di hanya itu, bila suami terlihat baik-baik saja di hadapan Mama, tetapi justru mengolok-olok Mama di belakang. Contohnya saja membicarakan hal buruk misalnya di hadapan teman atau kerabat. Hal ini menunjukkan bahwa suami sebenarnya takut kepada istri, namun memendam Mama menjumpai keadaan seperti ini, sebaiknya perlu mengajak suami untuk berkomunikasi. Pasalnya terkadang ketakutan suami terhadap istri disebabkan oleh hal tertentu yang ada pada diri sang deretan ciri suami yang takut istri. Bila Mama menemukan salah satu atau beberapa ciri di atas pada suami, segera komunikasikan hal ini dengan suami, suami yang takut istri tentu tidak baik untuk keberlangsungan rumah juga10 Ciri Suami Bohong saat Berbicara, Harus Waspada7 Ciri Suami Pura-Pura Sayang Istri5 Ciri-Ciri Suami Menutupi Sesuatu dari Istrinya
wWXu.